Kiat Seorang Psikolog dalam Memecahkan Masalah

Kita semua kadang-kadang mengalami masalah dan mencari solusi. Bagaimana kita mencari solusi akan menentukan seberapa cepat dan berhasil kita menyelesaikan masalah.

Tapi itu tidak semua ketika kita mencoba untuk memecahkan masalah dan gagal, solusi yang gagal menjadi bagian dari masalah. Hal ini membuat masalah asli lebih rumit dan sulit untuk dipecahkan. Namun dengan memahami sedikit psikologi kita dapat Psikolog Mana yang Harus Didekati menghindari solusi yang gagal dan menjadi efektif dalam pemecahan masalah. Kesalahan dalam pemecahan masalah dapat memakan waktu dan biaya, jadi ada baiknya belajar untuk menghindarinya. Terkadang taruhannya jauh lebih tinggi misalnya rusaknya hubungan dengan pasangan atau keluarga.

Ada 5 kesalahan, yang sulit kita lakukan. Baca terus untuk mengetahui cara menghindarinya.

1/ Terus-menerus mengulangi Konsultan Psikologi Keluarga solusi gagal yang sama. Setiap kali kita menghadapi masalah jika kita pernah menemuinya atau sesuatu yang serupa sebelumnya, kita selalu kembali ke solusi terakhir yang berhasil. Pada satu tingkat ini masuk akal kita menggunakan pengetahuan kita yang sudah ada sebelumnya daripada harus memikirkan setiap situasi dari awal. Namun pendekatan ini tidak memperhitungkan keadaan yang berubah. Misalnya Anda lapar Ini jam 11 malam dan tidak ada apa-apa di lemari es. Anda muncul di jalan ke take away terdekat. Itu memberikan Pusat Terapi Psikologi Semarang solusi yang berhasil terakhir kali masalah ini terjadi. itu mengubah jam buka atau tutup. Perjalanan Anda yang sia-sia dapat dihindari jika Anda menelepon dulu untuk memeriksa apakah ada yang berubah dan dengan menyediakan solusi alternatif.

2/ Mencoba segalanya tetapi tidak memberikan kesempatan untuk bekerja. Seorang anak dengan bintik-bintik remaja mungkin misalnya mencoba krim noda tertentu selama dua hari memutuskan itu tidak efektif dan mengganti merek. Beberapa hari kemudian dia memutuskan bahwa yang ini juga tidak berfungsi dan berubah menjadi yang ketiga. Setiap produk atau solusi akan tampak gagal jika tidak diberikan waktu yang cukup untuk membuahkan hasil. Ini setara dengan channel hopping dalam pemecahan masalah hanya dapat menyebabkan frustrasi.

3/ Keyakinan umum bahwa suatu masalah dapat diselesaikan dengan menggunakan konsep umum. Misalnya- “Saya akan mendapatkan promosi dengan lebih berusaha di tempat kerja” Atau “Saya akan meningkatkan hubungan saya dengan anak remaja saya dengan bersikap lebih baik padanya” Yang dibutuhkan di sini adalah rencana tindakan dengan langkah-langkah tindakan. Dalam contoh pertama ini dapat mencakup selalu bekerja tepat waktu dan menjadi sukarelawan untuk mengerjakan proyek yang tidak populer. Yang kedua dapat mencakup menghabiskan lebih banyak waktu berbicara dengan putra remaja Anda atau menontonnya bermain sepak bola.

4/ Berfokus pada masalah daripada solusi. Berfokus pada masalah hanya dapat membuat Anda terjebak di mana Anda berada. Hanya dengan berfokus pada solusi Anda dapat menemukannya.

5/ Hanya menggunakan tingkat pikiran sadar dalam mencari solusi. Kebanyakan orang hanya menggunakan 10% dari pikiran mereka. Bayangkan memiliki rumah ideal Anda dan tinggal hanya di loteng atau ruang bawah tanah. Atau seperti mencoba menyelesaikan tugas fisik dengan hanya menggunakan satu tangan atau kaki Anda daripada seluruh tubuh Anda. Mengapa ada orang yang melakukan hal ini? Karena banyak orang tidak menyadari keberadaan pikiran bawah sadar mereka atau jika mereka tidak tahu bagaimana menggunakannya untuk keuntungan mereka. Mempelajari sifat alam bawah sadar Anda dan bagaimana menggunakannya untuk keuntungan Anda adalah investasi yang tak ternilai harganya dalam diri Anda. diri dan masa depan Anda.

 

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *